Halaman

Minggu, 01 April 2012

Laut Biru dan Terumbu di Sulawesiku

Gue pengen cerita sedikit tentang kampung halaman gue, kota kecil yang masih kurang famous di kuping masyarakat umum di Indonesia. Kendari, ibukota provinsi Sulawesi Tenggara. Secara geografis, kota ini terletak di sebelah tenggara pulau Sulawesi, berbatasan dengan kecamatan Suropia di sebelah utara, laut kendari di sebelah timur, kecamatan Moramo di sebelah selatan, dan kecamatan Ranomeeto di sebelah barat. Kota kecil ini juga dikelilingi oleh satu teluk yang jadi salah satu daya tariknya yaitu teluk Kendari.

Memang belum banyak yang tau apa menariknya Kota kecil di sebelah tenggara Pulau Sulawesi ini, nah makanya gue pengen cerita sedikit tentang salah satu alasan kenapa gue cinta dan selalu kangen sama kota ini. sooo, here it is....



Moramo, salah satu kecamatan di Kendari ini punya satu magnet yang selalu bikin gue pengen lagi dan lagi terus lagi-lagi ke sana. Magnet yang gue maksud adalah laut, keramba, dan terumbu karang yang masih asli dan belum kesentuh sama bom. Laut yang masih bersih dan biruuuu banget, terus terumbu karang yang masih warna-warni menjadi salah satu pesona yang bikin laut Moramo terlihat cantik.

untuk menuju ke sana, kita bisa naik perahu motor kecil (seperti yang ada di gambar), waktu yang ditempuh untuk perjalanan ke sana dari pelabuhan Kendari sekitar 1 setengah jam lewat laut, daaaaan kita bakal dikasi pemandangan cakep sejauh mata memandang. ada pantai kasilampe, bungku toko, bukit-bukit, pulau-pulau atau nelayan-nelayan yang lagi mancing, cantik deh!!!

setelah menempuh perjalanan kurang lebih 1 setengah jam, kita bisa mampir ke salah satu tambak milik penduduk yang ada di sana, ini dia nih tambaknya...




 Kita bisa minta tolong smaa pemilik tambak untuk ambilin ikan (pemiliknya dikasi uang) dan bisa kita bakar langsung. Kalau udah kenyang, kita udah bisa mulai berenang. Oh ia, jangan ngarep kalian bisa snorkling dengan peralatan lengkap di sini, karena yang tersedia cuma kacamata renang handmade milik pemilik tambak, haha. Btw, tanpa kacamatapun, terumbunya tetep keliatan kok, soalnya airnya masih bening banget...


Terumbu karang dan laut biru jadi satu paduan manis buat mata, kekayaan alam asli yang masih terpelihara di Moramo jadi saksi bahwa lingkungan bakal be nice ke kita kalau kita menyayangi dan merawat mereka. Salah satu tindakan konkritnya, pemilik tambak bakal ngomel abis-abisan kalau ada yang buang sampah ke laut, atau ada yang ngambil bintang laut dan di bawa pulang, hahaha.

Nah, begitulah sedikit cerita tentang kampung halaman gue, Kendari dan salah satu kecamatannya yang punya pesona alam yang luar biasa (menurut gue), semoga kelak jika gue pulang lagi, gue masih bisa menemukan Laut Biru dan Terumbu di Sulawesiku masih sama seperti dahulu:)

berniat jalan-jalan ke sana? mampir-mampir aja dulu ke www.kotakendari.go.id untuk info travel atau info-info lainnya :)

xoxo. ocl

Tidak ada komentar:

Posting Komentar